Donat mempunyai banyak variasi, mulai dari yang kecil hingga yang besar dan dapat dipotong-potong. Berkat usaha kue donat yang dirintisnya sejak 1993 silam, kini membuat H.Komarudin hidup mapan dan berkecukupan. Pria ini mengaku bisa meraup omzet hingga ratusan juta rupiah dalam satu bulan saja. "Sukses hidup yang kini saya dapatkan tidak didapat dengan mudah tapi dengan usaha dan kerja keras serta pantang menyerah," terangnya kepada kami.

Dia menceritakan awal mula membuka usaha donat yang dia namai "MarDonat". Berbekal pengalaman bekerja di toko roti, Gelael Bakery awal sukses Komarudin dimulai. Dia bekerja di Gelael Bakery Cabang MT Haryono, Jakarta Timur awal 1987 lalu. "Waktu tahun 1993, saya berani membuka usaha produksi donat sendiri dengan modal Rp 4 juta." Ujarnya juga. Saat ditanya kenapa donat produksinya diberi nama "MarDonat"?. Dia mengatakan Mar adalah nama panggilan akrab dirinya sejak kecil hingga menjadi panggilan akrab sehari- hari teman-teman di sekolah. "Maka saat itu saya putuskan ganti nama dari Verdisi Donat menjadi MarDonat "Alhamdulillah membawa berkah hingga kini." Dia lantas memproduksi 10 ribu dus, donat itu juga ludes dalam satu pekan.

Suksesnya terlihat dari setiap orang yang antrean tidak putus-putus membeli donat Mardonat.

Disamping, bisnis donatnya H. Komarudin juga membuat Cake, Brownies, Sponge, Chiffon dan lapis legit yang cukup laris juga penjualannya. "Kue-kue saya memakai bahan tambahan makanan Pelezat Kue Generasi Baru dari Red Bell seperti Pasta Dark Chocolate, Pasta Pandan, yang membuat rasa kue jadi lezat dan saya juga pakai pewarna kue Egg yellow untuk lapis legit agar tampilan kuenya jadi lebih cantik bak rasa bintang lima, harga kaki lima" ujarnya tersenyum.