JAKARTA- Red Bell bekerja sama dengan dengan Indonesia Pastry Alliance (IPA) menyelenggarakan acara baking demo bertemakan Hantaran Lebaran pada Kamis, 11 April 2019 lalu di SMK Negeri 27 Jakarta. Baking demo kali ini diikuti oleh siswa Jurusan Tata Boga kelas X, kelas XI dan Kelas XII dari SMK Negeri 27 Jakarta dan beberapa baker asal Bekasi. Antusias terlihat dari respons yang diberikan oleh siswa-siswa yang menggunakan baju ala chef ini.

“Bagus, sangat informatif, thanks for sharing knowledge-nya!”, ujar Farah Faatihah A, murid kelas XI SMK Negeri 27 Jakarta ini.

Wanita yang menggunakan jilbab ini juga mengutarakan bahwa menu Lychee Choux menarik untuk dibuat. Selain warnanya yang eye-catching, menurutnya, bentuk dan cara pembuatannya sangat mudah untuk dipelajari di rumah. “Resep yang didemokan dapat diterapkan secara mudah dan saya berminat mengikuti baking demo yang diadakan oleh Red Bell selanjutnya,” ujarnya.

Antusias peserta lain juga terlihat dari hasil questioner yang diberikan oleh Red Bell sebelum acara baking demo berakhir. “Saya suka semua resepnya (Lychee Choux dan Rainbow Meringue Kisses), sering-sering ada demo dengan varian seperti ini. Sangat menarik, thanks Red Bell,” ujar Susilowati (46 tahun), baker asal Bekasi ini.

Baking demo kali ini, Red Bell mempresentasikan dua menu dessert yakni Lychee Choux dan Rainbow Meringue Kisses. Untuk Lychee Choux, produk Red Bell yang digunakan adalah Red Bell Pewarna Merah Cabe, Red Bell Pewarna Merah Tua, Red Bell Vanilla Essence, Red Bell Leci Essence, dan Red Bell Pasta Lychee. Sedangkan Rainbow Meringue Kisses yang digunakan yakni Red Bell Vanilla Essence, Red Bell Pasta Orange Base Special, Red Bell Pasta Coffee Mocca, dan Red Bell Pasta Grape.

Baking demo yang diadakan oleh Red Bell ini sama seperti demo-demo Red Bell lainnya. Peserta diberi kesempatan untuk terjun langsung (hands on) menghias salah satu menu yang didemokan. Nantinya, peserta akan membawa pulang hasil kreasi yang telah mereka buat. Tujuan diadakannya baking demo di sekolah ini diharapkan nantinya peserta siswa jurusan tata boga dapat membuka usaha sendiri di bidang food and beverage.